° aNaNda ScHoooL °
LogIN dLo ya... ^^v.
Bagi Yg Blm Mempunyai. Harap Registrasi terlebih dahulu.

By : adminisTraTor
° aNaNda ScHoooL °

° aNaNda ScHoooL ° ForuM ..

Di Sarankan untuk Rajin Memposting. Oh Galih, Oh Ratna ~ Oh Hoki, Oh Adam ~.stiap member yg udh memposting sebanyak 50x. akan di perbolehkan mengganti nickname ( nama ) dengan mengkonfirmasikan kepada administrator terlebih dahulu.So. We Are The Best So Join Us.

You are not connected. Please login or register

Sejarah Bangsa Mongol

View previous topic View next topic Go down  Message [Page 1 of 1]

1 Sejarah Bangsa Mongol on Thu Mar 26, 2009 1:27 am

Sejarah Bangsa Mongol

Bangsa mongol, bangsa nomaden dari daerah utara cina. Hidup berpindah2x dengan berternak dan terbagi dalam beberapa suku.

Nama mongol sendiri baru Exist setelah Temujin menyatukan seluruh suku2x itu dan diberikan gelar Genghis Khan di Khuriltai.

Genghis Khan ini memberikan seluruh penduduk mongol sebuah indentitas
nasional dan bukan hanya suku2x saja, Jadi tidak ada lagi Keraits,
Merkit,Onokist,Borjigin,dll. Semuanya jadi satu bangsa yang disebut
mongol.

Sekarang setelah mongol jadi satu, lalu timbul masalah baru, yaitu
Tujuan berbangsa dan bernegara. Dahulu setiap suku saling ingin
menguasai suku lainnya sekarang setelah jadi satu lalu apa lagi yang
harus mereka lakukan ?

Genghis Khan melihat bahwa semua barang2x yang mereka punya itu asalnya
bukan dari monggol. Keramik dan sutra itu dari Cina, obat2xan itu dari
korea dan kayu2x itu dari India. Jadi Genghis Khan berencana untuk
merebut tempat2x itu.

Yg pertama dan yg terlemah dan yang terkaya serta yang terdekat tentu saja.......CINA.

Selama ini Dinasti Jin itu sering meng- Obok2x keadaan politik di
monggol untuk memanfaatkan mereka untuk melemahkan daerah2x perbatasan
negara lain yang menjadi musuh Jin. Diantaranya Xia, Liao dan Song.

Nah sekarang Genghis Khan secara terbalik memanfaatkan Jin untuk
melemahkan sasarannya yaitu Dinasti Song yang menguasai Dataran Tengah
yang subur di Cina. Sebelumnya Genghis Khan menguasai Xia dan merebut
sebagian Liao.

Setelah Jin berhasil masuk ke Cina tengah, maka Genghis Khan menyerang
Jin di Yajing (Bei Jing sekarang), Genghis Khan melakukan ini dengan
Pretext membantu Jin mengalahkan Song yang sudah terdesak di Selatan.
Tetapi Jin yang diserang dan tidak siap, apalagi setelah 100.000
pasukan mongol melintasi Great Wall maka merekapun tidak bertahan lama,
dalam waktu 2 thn, Jin utara pun berhasil dikuasai.

Sebelum Genghis Khan melanjutkan ke selatan, terjadi pergolakan di Xia
dan dia terpaksa harus kembali untuk memadamkan pemberontakan itu. Dia
mengirimkan salah satu jendralnya yg terhebat, Subutai, hanya dengan
20.000 prajurit untuk mengatasi pemberontakan itu. Sementara Jebe dan
Qubilai mengatasi pemberontakan dari salah seorang kepala suku monggol
yang melarikan diri ke Asia tengah dan melancarkan serangan dari sana.

Jadi pada dasarnya saat ini Genghis Khan itu melancarkan 3 invasi
sekaligus yaitu ke Cina, Asia tengah dan yang terjauh setelah megatasi
daerah asia tengah adalah timur tengah.

Pada dasarnya kenapa Genghis Khan bisa semudah ini melewati semua negara.

Pada saat itu Timteng dan Eropa baru saja 'Selesai' perang salib jilid ke IV dan sedang letih2xnya.

Cina dibawah dinasti Song sedang bobrok2xnya dan jepang dari lautan terus mengancam korea dan Jin.

India sedang terjadi peralihan dari kekuasaan Buddha-Hindu di Selatan dengan kekuasaan Invading Muslim Sultanete dari utara.

Jadi pada dasarnya, tidak ada yang memperhatikan sebuah wilayah dengan suku2x kecil yang banyak di timur laut.

Karena frustasi tidak dapat melewati Xiang Yang yang dijaga oleh
'Persatuan Pendekar'. Genghis Khan mengalihkan perhatiannya ke Timur
Tengah dan meninggalkan Muqali salah satu penasehatnya setelah Borchu
untuk menjaga Cina utara dan membangun ibu kota mongol timur di Bei
Jing yang waktu itu dinamakan Da Du.

Dalam menyerang Timteng, Genghis Khan membawa seluruh divisi pasukannya
yang dipimpin oleh Joti, Jebe dan Touloi. Ketika ekspedisi ini dimulai,
Genghis Khan sudah cukup tua dan menetapkan pewaris takhtanya adalah
Ogodei.

Pada akhirnya Samarkand jatuh ketangan Mongol dan disanalah Ibukota
Mongol Barat didirikan. Dengan begini maka seluruh Persia pada dasarnya
telah masuk dalam kekuasaan monggol.

Dari arah ini, Genghis Khan membagi pasukannya menjadi 2 yg satu
menyerang India yg dipimpin oleh dirinya sendiri, serta yang lainnya
menyerang Rusia(Novogord) yg dipimpin oleh Subutai dan Jebe.

Nah ketika kembali ke Mongol, Genghis Khan melewati wilayah Kaukusian
dan melintasi Himalaya dan konon disini dia mendengar cerita mengenai
Shang Ri La dan mencarinya. Dia bertemu dengan seorang pendeta Tibet
yang menanyakan apa yang paling di yakininya dalam hidup dan Genghis
Khan menjawab Kekuatan. Sang Biksu tibet itu akhirnya berkata bahwa
untuk masuk kedalam Shang Ri La maka seseorang harus membuktikan apa
yang diyakininya benar. Nah, Walaupun Genghis Khan tidak menemukan
Shang Ri La tetapi legenda ini jadi berkembang bahwa sebuah komunitas
kecil disiapkan ditempat itu untuk mengundang para ahli beladari untuk
bertarung dan yang terkuat akan melihat Shang Ri La. Well....thats the
legend....

Dia kemudian kembali ke Mongol dan ketika dia akan mencoba menyerang
cina lagi, dia dihadapkan pada pemberontakan di Xia dan terpaksa harus
mengatasinya terlebih dahulu. Karena sudah letih dengan pemberontakan
Xia (7 X memberontak dan 7 X diampuni, Mirip Cerita apa hayo ???
kekkeke http://www.kaskus.us/images/smilies/sumbangan/14.gif ) maka pada yang ke 8, seluruh keluarga kerajaan Xia di hukum mati.

2 thn setelah kejadian ini akhirnya Genghis Khan mangkat dan digantikan
oleh pewarisnya takhtanya Ogodei. Tetapi sebelum itu terjadi ada
perebutan kekuasaan dahulu antara Joti, Jagatai dan Ogodei serta
Touloi. Tetapi Touloi ini tidak begitu berambisi, dia hanya menjaga
tanah kelahirannya saja dan membiarkan kakak2xnya bertempur
memperebutkan kekuasaan. Akhirnya para pemimpin suku2x mongol dan
wakil2x wilayah jajahan mengangkat Ogodei sebagai Khan berikutnya
mengantikan ayahnya.

Masa pemerintahan Ogodei relatif stabil, Prestasi Ogodei adalah
menghancurkan seluruh Dinasti Jin tetapi sekali lagi seperti ayahnya,
dia belum mampu menembus Xiang Yang untuk dapat menguasai Kerajaan Song
Selatan.
Karena hal itu dia mengalihkan perhatiannya ke Korea dan menguasainya
serta meng aneksasi seluruh Rusia sampai ke Perbatasan Hungaria (Waktu
itu Ex-HRE). Dia juga menguasai sisa2x kerajaan Persia yang masih belum
masuk dalam wilayah monggol dan terus menyerang sampai ke tepi barat
hingga perbatasan Mediternia, laut hitam, laut crimean dan selat balkan.

Setelah masa Ogodei, kembali lagi ada perseteruan keluarga. Ada GoyuL,
Guyuk dan Mongke yang memerintah dalam waktu sangat2x singkat dan tidak
memiliki hasil apapun. Setelah mereka2x itu muncul satu nama yaitu
Kubilai.

Kubilai Khan menjadi Khan terakhir dan medirikan Dinasti Baru yang bernama Yuan dengan ibu kota nya di Da Du (Bei Jing).

Untuk menghindari perebutan kekuasaan lagi maka seluruh kekaisaran
dibagi menjadi 4 yg semuanya bertanggung jawab pada Great Khan. Kipchak
Khan (Rusia+Eropa timur), Jagatai Khan (Asia tengah+india), Il-Khan
(Persia and Middle East) dan Da Khan (Monggol+China). Dia juga merasa
bahwa mongol itu tidak berbudaya dan sebagian besar penduduknya tidak
bisa baca tulis dan hanya tahu berperang saja. Akhirnya dia meminta
Hpag-Spa untuk membuat tulisan dan aksara bagi bangsa mongol. Dia juga
kedatangan tamu dari eropa yaitu marcopolo yang diangkat menjadi
gubernur Hebei. Juga Kubilai membangun istana Xanadu yg megah dan
melegenda. Berisi Keindahan (Tananman, hewan, wanita dan Iptek) dari 4
penjuru dunia.

Hal pertama yang dilakukan oleh Kubilai ketika dia selesai mengatasi
maslaah dalam negeri adalah menyelesaikan apa yang tidak dapat
diselesaikan Kakek dan pamannya, yaitu merebut seluruh Cina dengan
menguasai Song Selatan dan mengalahkan Kota Xiang Yang.


_________________
View user profile

2 Sambungan.... on Thu Mar 26, 2009 1:28 am

Perang Salib IV adalah "Perang Salib" yang paling singkat dan lucu
dalam sejarah. Para Crusader gagal melakukan penaklukan yang berarti di
daerah Timur Tengah, maka mereka merebut Konstantinopel, yang
sebenarnya justru merupakan daerah yang mereka "lindungi" sebagai
alasan Perang Salib itu sendiri.

Kenapa Mongol dengan mudah menguasai wilayah yang sangat luas?
Penjelasannya cukup rumit. Pertama lawan mereka di Eropa, Novgorod,
adalah konfederasi beberapa suku Rusia yang lemah. Mereka kalah dengan
mudah karena baju perang dan perisai Eropa tidak dapat menang melawan
composite bow orang Mongol yang menembus baju perang dan membunuh orang
di dalamnya. Lagipula, baju perang paling mutakhir, yang sering disebut
Ksatria Gothic, belum lahir pada masa itu (baru pada abad ke-16 mereka
dibuat, dan popularitas mereka segera turun drastis karena bobot yang
tinggi dan kelemahan mereka melawan senjata api). Taktik militer Mongol
cukup simpel, kirimkan semua tahanan dan budak didepan pasukan utama,
dan gunakan pemanah berkuda untuk melawan ksatria Eropa yang lamban dan
mengandalkan charge. Mereka tidak dapat mengejar para pemanah, dan
sering terjebak mengejar terlalu jauh sehingga dapat disergap dengan
mudah. Taktik ini juga digunakan oleh Saladin untuk mengalahkan para
ksatria Jerusalem ketika Raynald de Chatillon dan Raja Guy de Lusignan
melanggar perjanjian damai. Senjata pengepungan mereka peroleh dari
Turki, dimana kota-kota mereka seperti Bokhara, Samarkand, dan Khwarazm
semuanya dibakar habis dan di bekas kota-kota tersebut didirikan
tumpukan kepala manusia, terutama orang tua, wanita, dan anak-anak.
Senjata pengepungan ini digunakan untuk melawan kota-kota Eropa yang
semua bertembok tebal. Pasukan Genghis menaklukkan seluruh Rusia
(kecuali beberapa kota di Kiev -sekarang Ukraina- dan Muscovy -sekarang
Moscow-), menaklukkan Hungaria dan membakar Budapest, Carpathia,
Volhynia, dan bahkan telah sampai ke gerbang Vienna.

Di wilayah Islam, Hulagu (salah satu anak Genghis) menaklukkan hampir
seluruh bekas wilayah kerajaan Sassanid, merebut Damascus dan Baghdad
(pusat dari dinasti-dinasti Muslim). Tak terhitung jumlah peninggalan
sejarah yang mereka rusak dan hancurkan. Bahwa dunia Muslim selamat
hanyalah karena Hulagu, seperti pasukan Genghis di Eropa, harus pulang
karena Genghis meninggal. Cina adalah musuh terakhir Genghis, yang
akhirnya ditaklukkan oleh cucunya, Kublai. Pada masa itu bangsa Mongol
sudah jauh lebih beradab, dan Hangzhou hampir tidak dirusak ketika
Hangzhou jatuh ke tangan Mongol.

Penaklukan Mongol meninggalkan bekas-bekas yang sangat mendalam di
Eropa dan wilayah Muslim. Pada masa itu adalah lazim dalam doa-doa
seluruh rakyat Eropa permohonan supaya orang Mongol tidak lagi masuk
lebih jauh ke Eropa. Demikian pula yang terjadi dalam dunia Islam.
Bahkan para Crusader bekerja sama dengan tentara Muslim untuk melawan
Hulagu, tapi mereka kalah. Kebencian yang mendalam ini akhirnya
dilampiaskan ketika pada gilirannya dinasti Mongol yang terbentang luas
tidak dapat mempertahankan kekuasaannya. Di Eropa, Ivan the Terrible
membentuk negara modern Rusia, yang akhirnya mengalahkan sisa-sisa
Golden Horde (nama negara Mongol di sana) di Rusia dan memukul mereka
mundur. Di Timur Tengah, dinasti Seljuk merebut kekuasaan dan pelan
tapi pasti mengalahkan tentara Mongol di sana, kota demi kota. Di Cina,
dinasti Yuan hanya berumur satu abad (CMIIW, kalau ngga satu dua deh).
Kublai gagal menyerang Jepang dan Jawa. Zhu Di, kaisar pertama dinasti
Ming, akhirnya mengalahkan tentara Mongol di Cina. Pada masanya
jenderal besar terakhir Mongol, Timur Lang (di Eropa dikenal dengan
nama Tamerlane) muncul, dan tampaknya sempat mendirikan kerajaan yang
cukup luas lagi. Dia pernah sesumbar akan memberi makan kudanya di
Basilika Santo Petrus, Roma, tapi dia mati dalam ekspedisinya melawan
Zhu Di di Cina. Seperti nasib kerajaannya Alexander, kerajaannya pun
bubar setelah Timur meninggal.

Setelah Timur Lang mati, Mongol tidak lagi timbul sebagai kerajaan
besar. Dinasti Manchu di Cina menyatukan wilayah asli Mongol kedalam
kerajaan besar mereka di Cina.

Side Note:

Zhu Di adalah kaisar Cina yang memerintahkan ekspedisi Zheng He (di
Indonesia jauh lebih terkenal dengan nama Cheng Ho) ke seluruh dunia.
Gavin Menzies, seorang sejarawan, menyatakan bahwa ekspedisi Zheng He
ini adalah kali pertama seseorang mengelilingi seluruh dunia, hampir
seabad sebelum Ferdinand Magellan mengelilingi dunia. Dia meninggalkan
prasasti dan tanda-tanda di Amerika Selatan, Afrika, Indonesia, dan
India. Sayangnya, setelah Zheng He pulang tahun 1473, tidak ada
ekspedisi lain yang dilakukan. Pada tahun-tahun saat dia mengelilingi
dunia, Istana Terlarang di Peking terbakar habis, dan banyak mandarin
Cina menyatakan bahwa ini adalah karena kesombongan dan keserakahan Zhu
Di hendak menguasai seluruh dunia. Setelah Zhu Di meninggal, semua
pelabuhan besar di Cina ditutup total, dan semua kapal-kapal besar Cina
dihancurkan. Perdagangan mereka dengan dunia Arab turun drastis, dimana
sekarang kapal Arab boleh masuk tapi tidak ada junk Cina yang melayari
lautan lagi. Ketakutan dan isolasionisme Cina ini berlangsung sampai
dermaganya dibuka dengan paksa oleh negara-negara barat pada abad ke-19.


_________________
View user profile

View previous topic View next topic Back to top  Message [Page 1 of 1]

Permissions in this forum:
You cannot reply to topics in this forum