° aNaNda ScHoooL °
LogIN dLo ya... ^^v.
Bagi Yg Blm Mempunyai. Harap Registrasi terlebih dahulu.

By : adminisTraTor
° aNaNda ScHoooL °

° aNaNda ScHoooL ° ForuM ..

Di Sarankan untuk Rajin Memposting. Oh Galih, Oh Ratna ~ Oh Hoki, Oh Adam ~.stiap member yg udh memposting sebanyak 50x. akan di perbolehkan mengganti nickname ( nama ) dengan mengkonfirmasikan kepada administrator terlebih dahulu.So. We Are The Best So Join Us.

You are not connected. Please login or register

Marco Polo di Daratan Tiongkok

View previous topic View next topic Go down  Message [Page 1 of 1]

1 Marco Polo di Daratan Tiongkok on Thu Mar 26, 2009 1:13 am

Marco Polo di Daratan Tiongkok

Tata kota modern di daratan Tiongkok membuat pemuda 20 tahun itu
tercengang. Ia melihat arsitektur megah, jalanan yang rapi dengan
taman, jembatan lengkung, petugas pemadam kebakaran, dan sistem pos
(ekspedisi) berkuda sudah ada pada masa itu. Hal luar biasa yang
melampuai sistem tata kota di Eropa (khususnya wilayah Italia) pada
masa itu. Pemuda itu pun menghabiskan waktu selama 20-an tahun di
Daratan Tiongkok yang baginya seakan-akan di taman Firdaus.

Pemuda itu bernama Marco Polo. Ia bersama ayahnya Nicolo Polo dan
pamannya Maffeo Polo adalah penjelajah Eropa pertama yang punya
pengalaman puluhan tahun di daratan Tiongkok dan Asia. Apa yang membuat
kagum Marco Polo adalah sebuah kota bernama Hang Zhou (lafal Barat:
Shang Du). Kota pertama di daratan Tiongkok yang menyita perhatian dan
kekagumannya.

Perjalanan mencapai daratan Tiongkok itu dilakukan melalui jalur laut
dan melintasi Jalur Sutra sampai ke wilayah Utara Tembok Tiongkok di
teritori Xia Du (1272). Di sini mereka menghadap Kublai Khan (dinasti
penguasa Tiongkok 1279 - 1368), Kaisar Mongolia yang saat itu sudah
menginvasi daratan Tiongkok. Kublai Khan menyambut baik kehadiran
mereka dan membawanya ke ibukota Tiongkok yang ditetapkan Kublai Khan
di Cambaluc (sekarang Beijing, dikuasai Kublai Khan sejak 1264).

Hubungan yang baik dengan Kublai Khan akhirnya membawa Marco Polo
berkeliling wilayah Tiongkok dan sekitarnya. Sampai akhirnya Kublai
Khan berhasil menaklukkan Hang Zhou pada 1976. Kublai Khan sering
mengajak Marco Polo muda untuk menunggang gajah bersama dalam
perburuan, dan memberikannya izin keleluasaan keluar masuk lingkungan
istana, ia juga diajak berkeliling ke beberrapa daerah taklukan di
daratan Tiongkok.

Marco Polo terkagum-kagum akan kemegahan kota-kota di daratan Tiongkok,
kebudayaannya, barang-barang seni, ukiran, desain bangunan, tata kota,
sistem pemerintahan yang dianggapnya sudah sangat maju. Termasuk
kebiasaan kaisar setiap dua tahun sekali untuk memilih seratusan gadis
cantik sebagai selir istana yang dikunjungi setiap malam. Marco Polo
merekam semua pengalaman hidupnya di lingkungan istana, daratan
Tiongkok dan sekitarnya (Muangthai, Birma, Tibet) dalam catatan-catatan
perjalanannya.

Saking sayangnya Kublai Khan pada Marco Polo, ia kemudian mengangkat
Marco Polo sebagai pejabat tinggi di kekaisarannya di Tiongkok. Saat
itu ia diberi jabatan sebagai Kepala Daerah Jiang Nan yang beribukota
Yang Zhou yang membawahi 24 kota di teritori itu. Saat itu Yang Zhou
menjadi kota penting bagi kekaisaran Kublai Khan dan menjadi pusat
produksi persenjataan.

Diusia raja yang ke-72 tahun (1288), Nicolo Polo dan Maffeo Polo
menjadi mitra dagang utama kekaisaran dan sudah mengumpulkan banyak
harta dan kekayaan. Saat itu mereka mulai merasa banyak pihak yang
mencemburui mereka. Sementara Marco Polo mencium gerakan pengambil
alihan kekuasaan Kublai Khan.

Kekhawatiran ini membuat mereka ingin kembali ke Venesia. Kublai Khan
mengabulkan permintaan mereka dan ia menyiapkan sebuah kapal khusus
bagi ketiganya untuk berlayar kembali ke Venesia di tahun 1292. Kapal
tersebut bergerak dari pelabuhan di wilayah Quan Zhou berlayar kembali
ke Venesia melintasi Laut Cina Selatan, Selat Malaka, Samudra Hindia,
terus ke Laut Arab dan dilanjutkan dengan jalur darat ke Venesia.

Marco Polo beserta ayah dan pamannya, kemudian menjadi orang Eropa
pertama yang menginjak daratan Tiongkok lebih lama dari siapa pun, dan
Marco Polo yang membuat catatan detail soal Asia dan Tiongkok pertama
di Eropa, termasuk penjelajah Eropa yang tercatat pertama kali
melintasi jalur Laut China Selatan, dan orang Eropa pertama yang
membuka sekaligus penujuk jalan menuju wilayah Timur. Perjalanan mereka
kemudian menginspirasi banyak penjelajah Eropa untuk mengeksplorasi
wilayah Asia (Timur).

A Description of The World
Tiga tahun setelah kembali ke Venesia, saat itu perang berkecamuk
antara Venesia dan Genoa. Marco Polo yang saat itu berusia 42 tahun
ditunjuk otoritas Venesia sebagai salah satu komandan strategi armada
perang.

Namun pada 1296, Genoa berhasil menaklukkan Venesia. Dalam perang yang
dilatarbelakangi dominasi jalur perdagangan laut itu serdadu Genoa
menangkap Marco Polo dan mentransfernya ke salah satu kamp penjara di
Genoa.

Di dalam penjara, Marco Polo menghabiskan waktu dengan mencatat ulang
kisah perjalanan hidupnya selama di daratan Tiongkok. Ia lalu bertemu
dengan seorang penulis terkenal di zamannya, yaitu Rustichello of Pisa.
Melalui Rustichello-lah ia bertutur dan menyerahkan sebagian
catatannya. Rustichello tertarik dengan kisah-kisah perjalanan Marco
Polo.

Kemudian ia menulis ulang semua kisah Marco Polo. Ia menerjemahkan
deskripsi Marco Polo dalam bahasa Prancis Tua (standar penulisan Itali
masa itu). Setelah bekerja selama dua tahun, Rustichello
mempublikasikan kisah perjalanan Marco Polo dalam sebuah buku yang
diterbitkan tahun 1298.

Buku ini kemudian dikenal sebagai Description of the World yang
menggemparkan literatur Eropa. Dalam buku ini diuraikan mengenai
kejayaan dan kemajuan yang dicapai kerajaan Tiongkok pada masa
pemerintahan Kublai Khan. Dijelaskan bahwa kota-kota di daratan
Tiongkok sudah demikian maju dan punya arsitektur yang cukup modern di
masanya.

Beberapa hal yang belun diketahui di dunia barat, diuraikan detail
dalam buku tersebut. Kebudayaan dan kebiasaan masyarakat Tiongkok yang
maju itu membuat banyak orang Eropa yang menganggap kisah Marco Polo
itu hanya bualan. Apalagi setelah mengetahui di Tiongkok sudah
digunakan uang kertas, padahal di Eropa masih menggunakan koin logam,
perak dan emas.

Walau ditentang dan dianggap berdusta atas informasi tak masuk akal,
tulisan dalam Description of the World ternyata mempengaruhi para
penjelajah Eropa untuk menguak kebenaran kisah tersebut. Dari sinilah
mata Barat terbuka untuk menjelajah ke dunia Timur yang mereka anggap
masih barbar dan sangat primitif.

Sampai ujung hayatnya di tahun 1324, Marco Polo yang diminta salah satu
Pastor untuk mengaku dosa atas pandangannya terhadap timur justru
berucap bahwa apa yang dituturkannya dalam buku Description of The
World hanyalah sebagian kecil dari pengalamannya di wilayah Timur
(Tiongkok dan sekitarnya).

Para penjelajah setelah meninggalnya Marco Polo justru membuat laporan
bahwa kisah Marco Polo adalah benar. Apa yang kemudian ditemukan orang
Eropa di Timur sungguh mengejutkan bahwa peradaban di Timur memang
sudah maju sesuai gambaran Marco Polo.


_________________
View user profile

View previous topic View next topic Back to top  Message [Page 1 of 1]

Permissions in this forum:
You cannot reply to topics in this forum